Pameran Barang Antik di Aston Madiun

Pameran Barang Antik di Aston Madiun Imam memberikan keterangan pada wartawan.(zainuddin).

SURABAYA-kanalsembilan.com

Setidaknya ada 60 kelompok penggemar di barang antik di Madiun. Mulai dari yang besar sampai yang kecil. Mereka tidak hanya membuat kelompok, juga rela mengeluarkan uang dari koceknya sendiri untuk menambah koleksinya.

 

Bagi yang masih awam dengan barang antik, mungkin berfikiran di Madiun ini pecinta barang antik sulit ditemukan. Dan nyatanya dalam komunitas barang antik di Madiun sendiri terdiri dari kurang lebih 60 anggota. Dimana masing-masing anggota memiliki nama galery dalam koleksi mereka sendiri.

 

Kali ini Aston Madiun kembali mengadakan pameran, namun di pameran bulan maret 2018 ini sangat berbeda dengan sebelumnya yaitu pameran barang antik. Dalam pameran ini juga diperbolehkan melakukan transaksi jual beli, dimana tamu hotel bisa membeli barang antik yang dipamerkan. Namun tidak semua barang dapat dibeli karena terdapat barang yang menjadi koleksi pemilik.

 

Pameran ini akan diadakan pada 05 maret 2018 hingga 19 maret 2018, dan dibuka pada hari pertama mulai dengan mengundang media dan beberapa komunitas pencinta barang antik serta beberapa undangan VIP.

 

Pameran ini didukung oleh beberapa vendor yaitu Labarka (lapak barang kawak) dengan owner pak Budi yang sering disebut dalam komunitasnya pak Budi landak, dan pak Imam dari Pupuk bawang Galery serta pak Sofian dengan nama Galerynya Djadoel.

 

“Jika pameran sebelumnya di Aston Madiun sangat berjalan dengan lancar dan menghasilkan omset yang cukup tinggi,” kata Emang Elham Pujiannya, Public Relation Aston Madiun Hotel & Conference Center.

 

Untuk pameran barang antik kali juga diharapkan dapat berjalan sukses seperti sebelumnya. Namun salah satu owner dari vendor barang antik pak Imam dari Pupuk Bawang Galery mengatakan untuk masalah hasil rupiah kami tidak terlalu menarget dan mengharapkan lebih, yang kita harapkan dalam peran ini adalah dapat menjadi media pengenalan dan edukasi bagi yang lainnya.

 

Tujuan dari kegiatan ini untuk Brand Awarness Aston Madiun, untuk selalu eksis dimasyarakat umum. Harapan dari Aston, kedepannnya kami dapat melakukan pameran secara rutin setiap tahunnya. Dengan berbagai tema yang berbeda yang dapat menjadi media para perkumpulan atau usaha tertentu di Madiun.(zainuddin).