Pameran Fashion Craft Angkat Produk Lokal

Pameran Fashion Craft Angkat Produk Lokal Ketua BKOW Jatim Fatma Saifullah Yusuf melihat aneka produk fesyen lokal di pameran Fashion and Craft di Grand City Surabaya, Rabu (13/9)

SURABAYA, kanalsembilan.com - Pengusaha fesyen dan kerajinan Jawa Timur patut berbangga, pasalnya produk mereka turut mejeng dalam pameran berkelas, Fashion and Craft di Grand City Surabaya Rabu (13/9) hingga Minggu (17/9).

Ketua BKOW Jatim, Fatma Saifullah Yusuf mengatakan, saat ini asa 6,8 juta UKM di Jatim, dari jumlah itu sekitar 3 juta bergerak di bidang premiere dan sisanya di bisang fesyen, kerajinan dan lainnya. Bahkan beberapa diantaranya mampu menembus pasar luar negeri.

"Saya berharap ada respon baik dari masyarakat Jatim terhadap pameran ini,"  Ujarnya di sela pembukaan pameran Rabu (13/9).

Fatma menambahkan, pengembangan industri fesyen dan kerajinan membutuhkan dukungan semua pihak, pemerintah mengintervensi melalui regulasinya yang mendukung, sementara masyarakat juga harus mencintai dan menggunakan produk lokal.

"Sepulang dari belanja di sini, langsung dishare ke media sosial, agar yang lain tahu," tambahnya.

Corporate Secretary Mediatama Binakreasi, event organizer pameran, Hengky Wiharso mengatakan, pameran ini merupakan yang ketiga kalinya di Surabaya, sangat cocok dengan pertumbuhan industri fesyen dan kerajinan yang terus berekembang pula di kota Pahlawan ini.

"Fesyen dan mode merupakan industri paling menguntungkan di Indonesia, ini kebutuhan semua masyarakat," ujarnya sambil berharap Indonesia bisa menjadi kiblat fesyen dunia.

Ken Aditya Yasin, Projeck Manager Mediatama Binakreasi menambahkan, pameran kali ini merupakan sarana dan wadah bagi para produsen fesyen dan kerajinan lokal, diharapkan bisa menaikkan pamor produk lokal itu sendiri.

"Ada 185 perajin lokal yang ikut, jumlah ini naik dari tahun lalu yang hanya 130 pengrajin," ujarnya.

Para pengrajin itu, lanjut Ken, akan membawa produk-produk fesyen serta kerajinan terbaik asli buatan Indonesia. Mulai dari batik, tenun, sepatu, songket, tas, aksesoris, hijab, dan masih banyak lagi.

Selain itu, pameran ini juga ditujukan untuk memanjakan para fashionista Nusantara agar selalu tampil update dengan produk buatan dalam negeri. Pengunjung juga disuguhkan dengan banyak acara menarik seperti music, fashion show, talkshow, hingga workshop menarik yang bekerjasama dengan asosiasi di Jawa Timur.

Menurut Ken, pengunjung dapat memiliki kesempatan untuk memenangkan undian tiket pulang-pergi dari Batik Air hingga paket umroh oleh Shafira Tour and Travel dengan minimal pembelanjaan senilai Rp250.000.

"Kami menargetkan transaksi bisa capai 4 milyar dengan 17.000 pengunjung," tegasnya.

Dirut PT Amara Satu Raya, lokal partner pameran, Yusuf Karim Ungsi menambahkan, produk fesyen dan kerajinan lokal yang ditampilkan ini merupakan kebanggan masyarakat Jatim, tak heran jika pihaknya berharap produk lokal semakin terkenal dan tak tertandingi. Jib